Milan - Kepergian Samuel Eto'o dan Goran Pendev dibayar dengan kedatangan Diego Forlan serta Mauro Zarate. Ditambah keberhasilan mempertahankan Wesley Sniejder, Massimo Moratti mengaku puas dengan aktivitas belanja klubnya.
Inter dapat pukulan berat menyusul kepergian Eto'o ke Anzhi Anzhi Makhachkala. Striker asal Kamerun tersebut merupakan tumpuan utama Nerazzurri di lini depan, yang ketajamannya sudah terbukti sejak didatangkan dari Barcelona dua tahun lalu.
Pemain depan lain yang juga hengkang adalah Goran Pandev setelah dia diboyong ke Napoli. Kehilangan dua pemain ini jelas mengurangi ketajaman La Beneamata, terlebih pelatih Gian Piero Gasperini cenderung bermain ofensif dengan menempatkan tiga penyerang sekaligus.
Namun kepergian keduanya kemudian tergantikan di hari-hari terakhir jendela transfer. Diego Forlan didatangkan dari Atletico Madrid, sementara Zarate dipinjam dari Lazio dengan opsi permanen di akhir musim.
"Zarate datang setelah saya melakukan pembicaraan telepon dengan presiden Claudio Lotito. Gasperini ingin penyerang yang bermain melebar dan Zarate jelas mendekati gaya itu," sahut Moratti di ESPNStar.
"Dia (Zarate) pemain yang menyenangkan, saya sudah bertemu dengannya dan dia sanat-sangat gembira bisa berada di Inter. Forlan adalah seorang juara yang diimpi-impikan fans," lanjut pengusaha minyak itu.
Satu hal lain yang membuat Moratti sangat gembira adalah keberhasilan mempertahankan Sneijder. Gelandang internasional Belanda itu sebelumnya santer dikabarkan akan diboyong Manchester United.
Bahkan di hari terakhir bursa transfer kabar Sneijder tengah menjalani tes medis bersama The Red Devils sempat tersiar kencang.
 Saya sudah merasa optimistis sejak beberapa hari lalu, tapi sekarang kami sudah melengkapi skuadnya, saa merasa lebih puas," tuntas dia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar